Diabetes

Diabetes Melitus: 

Orang pada umumnya menyebut kencing manis, karena dianggap air seni penderita itu manis. Bagi seorang medis istilah itu boleh digunakan oleh masyarakat, sesuai dengan tingkat pemahamannya pada suatu penyakit. Tetapi seorang tentu tidak mengistilahkan terminology ini dengan nama kecing manis, melainkan Diabetes, lengkapnya diabetes melitus, karena ada istilah terminology lagi yang berbeda arti penyakitnya, yaitu Diabetes insipidus.

Diabetes terbagi dua jenis tipe.

Yaitu tipe 1, yang terjadi lebih awal pada usia muda, karena kerusakan organ pankreas yang terletak dibawah hati, ditengah tengahnya. Organ pankreas berfungsi untuk memetabolisme gula darah menjadi gula otot yang disimpan didalam otot, berguna untuk cadangan energy tenaga otot bila makanan didalam lambung sudah kosong, tidak ada bahan bakar untuk tenaga. Tipe satu diabetes keadaan penyakit dan gejalanya lebih berat dari tipe dua. Kerusakan pankreas ini akibat dari bawaan keturunan, radiasi, makanan berlemak yang selalu dikonsumsi terus menerus.

Type dua diabetes, ini terjadi setelah umur empat puluh tahun, gejala lebih ringan dari type satu. Penyebab nya adalah ketidak mampuan organ pankreas untuk memetabolisme gula darah menjadi gula otot. Sel sel didalam pankreas tidak ada kerusakan, tetapi kurang giat bekerja atau berfungsi, akibat terganggu oleh lemak disekitar atau didalam pankreas dan hati.

Kedua duanya jenis diabetes ini adalah ada faktor keturunan, artinya bilamana orang tuanya penderita diabetes , maka anak-anak beresiko menderita diabetes juga.

Gejala penyakit diabetes pada tingkat ringan , awal ditemukan sedikit saja dikeluh kan penderita. Dokter biasanya mencatat riwayat penyakitnya atau menanyakat riwayat penyakit keluarga atau keturunan.

Awal pemeriksaan laboboratorium atau medical check up adalah data pertama yang memberikan indikasi bahwa kadar gula darah yang sudah meninggi di usia muda akan bisa meningkat pada usia setelah empat puluh tahun nan. Dan ditambah data riwayat orang tua yang jelas menderita diabetes, ini perlu perhatian dan kewaspadaan untuk selalu menjaga konsumsi makananannya, kebiasaan olah raganya. Dan kontrol ke Rumah Sakit untuk berobat pada dokter.

Bagaimana akibat yang berat setelah mencapai lebih lanjut diatas lima puluh tahun, dan apabila tidak ada rutinitas menjaga kesehatannya atau kontrol diabetes kepada dokter.

Kelanjutan penyakit diabetes dengan kadar gula darah sangat tinggi adalah kerusakan organ ginjal. Karena organ ginjal berfungsi menyaring semua prodak metabolisme glukosa, protein dan lemak.

Kerusakan organ ginjal berakibat kegagalan fungsi ginjal untuk melakukan metabolisme tersebut. Gula darah yang membanjiri organ ginjal dalam jumlah besar dan berlangsung lama berakibat gagal ginjal. Tepat nya Gagal Ginjal Kronik GGK.

Maka terapi nya untuk gagal ginjal ini adalah cuci darah hemodialisa, terus menerus dilakukan secara rutin. Tidak ada terapi lain, hanya ada pilihan yang bagus untuk terapi yaitu transplatasi ginjal, mengganti organ ginjal dari orang sehat.

Bagaimana sisi pandang seorang yang mengerti hal ikhwal perlindungan jiwa atau finansial untuk menangani atau merencanakan untuk mengantisipasi kejadian ini sehingga tidak berakibat terjadi kerugian finansial dari penderita. Karena ongkos cuci darah atau transplatasi ginjal ini.

Tentu ini perencanaan dimulai sejak usia muda, karena ada riwayat keturunan dari orang tua, bahwa penyakit diabetes itu berlangsung kronis dimulai pada usia muda atau pertengahan.

Terima kasih , anda sudah menjadi mengerti dua cara untuk menjaga atau antisipasi penyakit ini dari sisi kesehatan dan perlindungan jiwa.

Diterbitkan oleh AM

GP in Jakarta Indonesia, Muslim contact number Wa 08872332644

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: